Menekuni pembuatan
Jenang.makanan tradisional khas Jawa menjadi pilihan alumnus FISIP Unsoed Purwokerto
1994 yang mempunyai nama lengkap H Gumuk
Sutopo,SSos telah dijalani puluhan tahun bersama istri tercintanya Susi Riyati
Meneruskan usaha yang telah dirintis oleh kakeknya Bapak Tohari tahun 1980
dengan mempertahankan resep asli karya kakeknya membutuhkan kesabaran,keuletan
dengan segmen pasar yang tak lagi berjaya seperti puluhan tahun yang silam
Saat
masyarakat pedesaan belum tergerus kue-kue buatan pabrik maupun maraknya kue
dan jajanan manca negara yang deras menggusur makanan atau kue tradsional
seperti jenang,ketan, wajik yang dulu menjadi makanan utama disajikan saat hajatan pernikahan,sunatan.dll.
Jenang Berkah merupakan nama produk utama disamping membuat wajik ketan rasa
pandan,wajik gula jawa dan madu kesirat, yaitu campuran jenang dengan dengan
parutan kelapa.
Nama “Berkah” merupakan inspirasi dari kakeknya saat istrinya
Susi Riyati mempunyai keinginan menunaikan ibadah haji ke Tanah Suci akan
tetapi tak mempunyai bekal sehingga kakeknya memberikan warisan berupa resep
berupa cara-cara pembuatan jenang.
Jenang Berkah milik pria
berusia 45 th itu mempunyai pangsa pasar yang cukup banyak baik karena telah
memiliki cukup banyak pelanggan sejak jaman kakeknya yang menjadi pengrajin
jenang. Bahan dasar
Jenang Berkah terdiri dari : gula jawa, gula pasir, beras
ketan,minyak kelapa dan bahan-bahan penunjang lainnya senantiasa dipertahankan
kualitas rasa dan aromanya dan terbukti pesanan mengalir dari berbagai lapisan
masyarakat
Baik Desa Cikawung ,tetangga desa
baik untuk hajatan ,oleh-oleh saat mudik lebaran maupun para TKI dan TKW
yang pulang kampung dibawanya ke negeri tempat kerjanya di Taiwan dan Hongkong
Jenang berkah mempunyai keunggulan masih bisa bertahan disimpan di Freezer selama 1 bulan lamanya tanpa bahan
pengawet.Keistimewaan Jenang Berkah lainnya
bahan dasar terutama gula jawa diambil langsung dari petani sehingga
terjamin keaslian dan aman bagi kesehatan.
Kang Kaji Gumuk ,begitu
panggilannya terus melakukan inovasi baik dari bentuk kemasan agar tak
ketinggalan zaman menyesuaikan dengan diri dengan model kemasan makanan modern
agar kelihatan cantik dan menggoda para pembelinya.
Usaha memperluas pemasaran
dilakukan dengan menggunakan piranti teknologi informasi media sosial seperti
facebook,WA,BB,dll yang kini telah menjadi bagian peradaban manusia di seluruh
pelosok kota sampai ke desa-desa.
Outlet Jenang Berkah terletak di Jl Kebon Jambe Rt 05 Rw 01 Desa
Cikawung Kecamatan Pekuncen sekitar 50 m sesudah pertigaan Jalan Raya
Purwoketo-Jakarta sehingga mudah
dijangkau apabila pembeli berminat Jenang buatan Ketua IPHI (Ikatan
Persaudaraan Haji Indonesia) Kecamatan Pekuncen.dan Takmir Masjid Baitturrahman
Desa Cikawung
Tak hanya berkukat dengan
usaha Jenang Berkahnya, Kang Kaji Gumuk juga mempunyai mebuka Toko Sembako dan
menjadi pengepul gula kelapa merk Gunung Cau yang sudah sangat populer di
Kecamatan Pekuncen dan sekitarnya.
Gunung Cau identik dengan almarhum ayahnya H
Sudi yang telah merintis dari usaha kecil dengan usaha keras sampai berkembang
dengan permintaan gula merah maupun gula kristal
Untuk kebutuhan pasar lokal maupun regional dan nasional dan produknya sejak dulu telah diekspor ke beberpa manca negara atas permintaan rekan usahanya di Jakarta.
Untuk kebutuhan pasar lokal maupun regional dan nasional dan produknya sejak dulu telah diekspor ke beberpa manca negara atas permintaan rekan usahanya di Jakarta.
Naiknya pamor obyek wisata Curug Nangga desa Petahunan yang menjadi
obyek baru tujuan wisata dengan air terjunnya berutingkat 7 yang sangat eksotis
nuansa alam pegunungan yang masih asli dijadikan peluang menarik dengan
melakukan penataan
Oulet Jenang Berkah agar terlihat oleh wisatawan yang akan
naik ke desa Petahunan begitu pula saat turun dari Curug Nangga dapat singgah
membeli Jenang Berkah sebagai oleh-oleh pulang ke rumah para wisatawan.
Melakukan perubahan terus menerus dalam berwirausaha adalah kata kunci agar tetap eksis di tengah persaingan usaha yangcukup ketat,
Melakukan perubahan terus menerus dalam berwirausaha adalah kata kunci agar tetap eksis di tengah persaingan usaha yangcukup ketat,
Ya Jenang Berkah, Jenang
Inovasi Tiada Henti
Karangnangka 13 Oktober 2016
Karangnangka 13 Oktober 2016










0 comments:
Post a Comment